Thursday, 14 March 2013

Prosesor Mobile Tercepat di Dunia Adalah Tegra 4, Bukan Snapdragon 800


 Prosesor Mobile Tercepat di Dunia Adalah Tegra 4, Bukan Snapdragon 800

Sejumlah tes benchmark yang diselenggarakan bulan Februari lalu mengungkapkan bahwa prosesor mobile generasi terbaru dari NVIDIA adalah prosesor yang benar-benar tangguh. Tegra 4 yang menurut NVIDIA adalah upgrade 6 kali lipat lebih cepat daripada Tegra 3 ternyata mampu menghasilkan performa yang 4 kali lebih cepat ketika digunakan di dalam perangkat-perangkat model lama. Lebih hebat lagi, sebuah laporan terbaru mengabarkan bahwa Tegra 4 bahkan jauh lebih cepat daripada Snapdragon 800 buatan Qualcomm.
Kevin Krewell dari The Linley Group mengungkapkan bahwa Tegra 4 adalah prosesor berbasis ARM dengan performa terbaik yang ada saat ini, selama masalah tenaga asupan listrik tidak menghambat performa keempat core yang digunakan. Analis tersebut menekankan bahwa mengingat kedua prosesor tersebut masih belum dirilis, apa yang dia kemukakan masih berdasarkan pada hasil benchmark, detil-detil yang diumumkan, serta perkiraan terbaru.
NVIDIA menawarkan sejumlah hasil benchmark yang beragam untuk menunjukkan bahwa Tegra 4 jauh lebih unggul daripada APQ8064 dan juga Snapdragon 800 (*khusus Snapdragon 800, masih berdasar perkiraan),” kata Krewell. “Berdasarkan perkiraan tersebut, bahkan prosesor terbaik dari Qualcomm (yang dijadwalkan bakal memasuki tahap produksi bersamaan dengan Tegra 4), tetap tidak akan mampu mengungguli Tegra 4 dalam tes-tes yang dilakukan.”
Sekalipun NVIDIA mencatat kemenangan dari sisi kecepatan, namun Qualcomm juga punya keunggulan di sisi lain. Krewell menjelaskan bahwa Qualcomm menekankan keunggulan desain prosesor terbaru mereka pada hal efisiensi tenaga, dan hal ini berbanding terbalik dengan ideologi NVIDIA yang lebih berkutat pada menghasilkan performa maksimal, namun dengan konsumsi tenaga yang maksimal pula.
Snapdragon akan memberikan tantangan bagi Tegra 4 untuk kategori smartphone, tapi untuk kategori tablet, Tegra 4 akan bersinar terang.”

Bocoran ini Tampilkan Galaxy S4 dalam Detil!


Bocoran ini Tampilkan Galaxy S4 dalam Detil!

Anda memang harus lebih bersabar menanti rilis resmi Galaxy S4 esok hari (WIB) tetapi jika benar-benar ingin membayangkan dalam tidur seperti apa bentuk Galaxy S4, barangkali bocoran dari daratan China berikut bisa mengobati rasa penasaran Anda.

Yang Anda lihat dalam foto-foto di bawah ini bukan Galaxy S3 tetapi dikatakan sebagai Galaxy S4. Desainnya memang serupa Galaxy S3 tetapi dalam bocoran yang disertakan bersama foto-foto ini, disebutkan bahwa display yang dipakai berukuran 4,99 inci.

Dikatakan pula Galaxy S4 akan dilengkapi sejumlah fitur TouchWiz baru, termasuk adanya S Pen-free preview. Untuk spesifikasinya, bisa Anda cermati seperti tertulis di bawah ini meskipun tidak ada yang bisa menjamin kebenaran informasi dan foto-fotonya :)
- 7.7mm thick
- 138g
- 4.99-inch 1080p display
- 13MP camera
- 1.8GHz Exynos 5410 Octa core CPU with 533Mhz PowerVR SGX 544MP3 GPU
- 2GB of RAM
- 16GB of storage and expandable micro SD card slot




Dell XPS 18: Tablet AIO Windows 8 dengan Layar 18 Inci


 Dell XPS 18: Tablet AIO Windows 8 dengan Layar 18 Inci

Masih ingat dengan tablet Panasonic 20 inci yang diumumkan di ajang CES 2013 (Las Vegas, 8-11 Jan.)? Nah, jika masih ingat Anda tentu sudah tidak akan merasa aneh lagi dengan tablet terbaru yang siap dirilis oleh Dell, yaitu portable all-in-one (AIO) Dell XPS 18. Dell XPS 18 yang siap dirilis dalam waktu dekat ini memiliki layar berukuran 18,4 inci dengan resolusi Full HD.

Dell XPS 18 disiapkan bagi Anda yang masih bergantung kepada PC tapi juga menginginkan kemudahan sebuah tablet. Dell XPS 18 memiliki sebuah kickstand di bagian belakang yang memungkinkan Anda menopang perangkat Windows 8 ini secara vertikal tergantung posisi yang Anda inginkan. Posisi tersebut sangat idel jika digunakan sebagai PC apalagi jika sekaligus Anda pasang keyboard dan mouse.

Sayangnya tidak banyak informasi yang tersedia pada saat ini untuk Dell XPS 18, selain layar 18,4 inci dengan resolusi Full HD dan menggunakan prosesor Intel Core ULT serta berjalan pada Windows 8. Dan pada saat ini masih belum ada harga dan ketersediaan, jadi jika Anda berminat dengan portabel all-in-one Dell XPS 18 maka nantikan perkembangan beritanya melalui Gopego.

Acer Perkenalkan Chromebook C7 Versi Baru Seharga $280

Acer Perkenalkan Chromebook C7 Versi Baru Seharga $280
Acer Perkenalkan Chromebook C7 Versi Baru Seharga $280Kurang puas dengan battery life yang ditawarkan oleh Acer Chromebook C7? Jika demikian Anda bisa mempertimbangkan Acer Chromebook C7 versi baru yang baru saja diperkenalkan oleh Acer. Dibanding pendahulunya yang hanya memiliki baterai 4-sel dengan battery life 4 jam, Acer Chromebook C7 versi baru ini menawarkan baterai 6-sel berkapasitas total 5.000 mAh yang memiliki battery life 2 jam lebih lama.

Selain battery life menjadi dua jam lebih lama, Acer Chromebook C7 versi baru ini juga telah mendapatkan upgrade RAM, dari 2GB menjadi 4GB. Sisanya Acer Cromebook C7 masih memiliki spesifikasi yang sama dengan pendahulunya, yaitu prosesor 1.1GHz Celeron 847, layar 11,6 inci dengan resolusi 1.366 x 768p Intel HD Graphics, kapasitas penyimpanan 320GB, Wi-Fi, tiga port USB 2.0, HDMI, dan multi gesture touchpad.
Lalu berapa harga yang harus ditambahkan untuk bisa mendapatkan Acer Chromebook versi baru ini? Untuk bisa mendapatkan Acer Chromebook versi baru Anda harus menambahkan $80 dari harga pendahulunya yang dijual $200. Nah, jika Anda tidak tertarik dengan Acer Chromebook versi baru ini, maka Anda bisa mempertimbangkan perangkat Google lainnya, yaitu Chromebook Pixel yang dibanderol $1.299.

Hitachi Ropits: Mobil Robot dengan Sistem Transportasi Canggih


Hitachi Ropits: Mobil Robot dengan Sistem Transportasi Canggih
Anda pernah menonton film Knight Rider yang populer di tahun 1980-an, mobil yang bisa melaju tanpa pengemudi dan bisa menangkap penjahat? Yak, barangkali terinspirasi oleh film Knight Rider, hari ini di Jepang Hitachi memperkenalkan sebuah mobil robot dengan sistem transportasi canggih bernama Ropits.

Tidak jauh beda dengan mobil fantasi di film Knight Rider, Ropits juga mampu mengemudikan dirinya sendiri. Sistem kemudi Ropits dilengkapi dengan GPS untuk menemukan jalan dan bergantung pada kamera serta sensor laser 2D dan 3D untuk menghindari rintangan, termasuk pejalan kaki dan melambat di jalur sempit. Tidak hanya didukung GPS dan sensor laser, Ropits juga didukung sensor gyro yang membantu mobil tetap tegak meski pada permukaan tidak rata.

Mobil Ropits menggunakan baterai litium ion dan mampu melaju dengan kecepatan sekitar 6 km/jam. Tidak secepat mobil fantasi dalam film Knight Rider memang, sebab Ropits lebih diperuntukkan bagi para lansia, termasuk mereka yang sulit berjalan. Ropits memiliki satu kursi dan untuk mengoperasikannya penumpang cukup menentukan tujuannya melalui tablet layar sentuh yang terpasang di dalamnya. Dan keadaan darurat, penumpang bisa mengambil alih kemudi dengan menggunakan joystick yang berada di kokpit.

Hitachi berencana mengungkap lebih detil teknologi yang digunakan pada Ropits pada sebuah ajang Japan Society of Mechanical Engineers Conference on Robotics and Mechatronics yang digelar di Jepang pada bulan Mei 2013. Nah, jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang teknologi yang digunakan pada Ropits, maka pantau terus perkembangan beritanya melalui Gopego.


Google Tawarkan Bantuan Untuk Para Webmaster Yang Situsnya Di-Hack


Google Tawarkan Bantuan Untuk Para Webmaster Yang Situsnya Di-Hack

Google baru saja meluncurkan sebuah halaman baru beserta serangkaian tutorial yang ditujukan untuk para webmatser yang websitenya telah di-hack. Dalam panduan tersebut, Google menjelaskan tentang langkah apa saja yang harus dilakukan oleh para webmaster untuk mengatasi masalah search warning dari Google bahwa website mereka mengandung virus, sebuah pertanda yang kerap kali muncul setelah sebuah website sukses diserang oleh hacker dan disusupi virus.
Kejahatan cyber telah menyerang ribuan website setiap harinya. Aktivitas hacking seringkali tak tampak oleh para pengguna, namun akan tetap berbahaya bagi siapapun yang mengakses halaman tersebut, termasuk si pemilik website.”
Google membuka halaman tersebut dengan sebuah video tutorial yang menjelaskan tentang bagaimana serta mengapa sebuah situs di-hack, lalu berlanjut pada bagian lebih lanjut pada informasi tentang bagaimana cara mengkarantina sebuah website yang telah di-hack, mengenali kerentanan yang ada dalam website mereka serta membersihkannya dari coding virus.
Untuk menyimak penjelasan Google secara menyeluruh, simak video berikut ini dan segera kunjungi halaman Webmasters help for hacked site.