Sunday, 13 January 2013

LG Pamer OLED TV Layar Lengkung Pertama di Dunia


EA9800 (lg) Las Vegas - LG coba menawarkan sensasi baru di ranah industri TV. Saat perhelatan International Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, Amerika Serikat, vendor Korea Selatan itu memperkenalkan OLED TV (Organic Light Emitting Diode) yang memiliki layar melengkung.

Penerapan layar ini diklaim revolusioner dan menjadikannya OLED TV yang lahir dalam seri EA9800 sebagai TV dengan bangun layar lengkung yang pertama di dunia.

"Inilah bentuk layar revolusioner yang menawarkan pengalaman menonton yang jauh lebih nyaman yang tak dapat dibayangkan sebelumnya," klaim Havis Kwon, Presiden dan CEO LG Home Entertainment Company, dalam keterangannya.

Bentuk layar melengkung EA9800 dilengkapi fitur 3D. Layarnya membentuk kurva cekungan halus ke dalam pada bagian tengah, sehingga disebut-sebut dapat membuat mata pengguna memiliki jarak yang relatif sama untuk menjangkau setiap gambar tertayang pada layar.

Di samping itu, dengan kemiringan kedua sisi yang mendekat pada mata penggunanya mengeliminasi masalah distorsi visual yang biasa ditemui berupa tampilan kabur atau berkurangnya detail keseluruhan gambar pada tepian layar TV.

Teknologi OLED menjadi pembicaraan industri tak lepas dari keistimewaannya. Berbeda dengan berbagai teknologi pada TV layar datar (flat panel TV) sebelumnya, teknologi OLED tidak memerlukan rangkaian lampu sebagai pencahayaan belakang dalam menampilkan gambar.

Sebagai gantinya, masing-masing LED yang tertanam di dalamnya mampu untuk menghasilkan pencahayaan sendiri secara organik.

Absennya pencahayaan belakang inilah yang secara signikan memangkas ketebalan TV keseluruhan, meningkatkan kemampuan menghasilkan detail gambar dalam warna dramatis dan konsumsi listrik lebih rendah. Keunggulan demikian membuat teknologi ini diyakini sebagai masa depan teknologi TV layar datar.

Bicara keistimewaan LG EA9800 sebagai, fitur kuncinya terletak pada teknologi 4-Color Pixels WRGB. Di samping pewarnaan dasar Red, Green dan Blue (RGB), LG memberikan tambahan komposisi warna putih (White) yang bertugas meningkatkan kecerahan warna tayangan.

Kolaborasi komposisi keempat warna ini kemudian disempurnakan teknologi Color Refiner memastikan keluaran warna-warni objek dalam tayangan tampil cemerlang dan nyaman di mata.

LG juga mempertahankan elemen bingkai layar nan tipis bertajuk Cinema Screen dalam pengembangan EA9800. Sementara untuk memangkas berat total keseluruhan EA9800, LG menggunakan bahan Carbon Fiber-Reinforced Plastic (CFRP).

Material ini sengaja dipilih karena karakteristiknya yang menyimpan kekuatan dan keluwesan untuk diterapkan pada desain layar yang melengkung.

Di samping itu, material ini juga untuk membuat LG OLED TV layar lengkung ini tetap ringan. Untuk menggambarkannya, LG bahkan menyatakan hanya perlu satu orang untuk melakukan instalasi menempelkan EA9800 dengan layar 55 inch ini pada dinding.

BlackBerry Z10 Tampil Terang-terangan




 
BlackBerry Z10? (rapidberry)
Jakarta - Handset dengan sistem operasi BlackBerry 10 siap diluncurkan secara resmi oleh RIM pada akhir Januari ini. Kabarnya, versi layar sentuh yang akan dirilis bernama Z10.

Bocoran BlackBerry Z10 kini tampil secara terang-terangan. Foto bocoran ini memang terlihat dengan jelas menampakkan wujud BlackBerry Z10.

Di samping wujudnya, ikon-ikon menu BlackBerry Z10 pun kelihatan dengan jelas. Tampak fitur yang sudah familiar seperti BlackBerry Messenger (BBM).

Dalam bocoran ini, BlackBery Z10 tampil dalam dua pilihan warna yakni hitam dan putih. Sepertinya, desainnya lumayan menarik meski belum bisa dipastikan apakah ini memang BlackBerry Z10 yang sesungguhnya.

Untuk peluncuran perdana, RIM akan merilis BlackBerry 10 versi full layar sentuh dan yang memakai keyboard fisik. Demikian seperti dikutip detikINET dari Mobile Magazine, Sabtu (12/1/2013).

Thursday, 10 January 2013

Dell Jualan Tablet Windows 8 Murah


Dell Latitude 10 Las Vegas - Dell ingin tablet Windows 8 buatannya menjangkau konsumen menengah ke bawah. Latitude 10 yang dipamerkan Dell di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2013 dibanderolnya cukup murah.

Tablet dengan layar 10 inch tersebut dibanderol mulai dari USD 499. Dell mengklaim, ini adalah tablet Windows 8 pertama dengan harga di bawah USD 500, yang menawarkan full-featured OS terbaru Microsoft tersebut.

Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Kamis (10/1/2013), harga ini terbilang murah, mengingat harga tablet Windows 8 yang ada di pasaran saat ini terbilang mahal, di atas USD 500 jika dibandingkan kompetitornya tablet Android.

Soal spesifikasi, tablet ini cukup menjanjikan. Dibekali prosesor dual-core Intel Atom 1,8GHz Z2760, layar 10,1 inch Gorilla Glass dari Corning, berkemampuan capacitive 10 Finger Touch. Tablet yang terbingkai dalam casing magnesium alloy ini juga dibekali SDRAM 2GB dan solid-state storage 32GB.

Menurut Dell, tabletnya tidak memerlukan mobile device management baru atau software licensing. Latitude 10 mendukung aplikasi Windows dan kompatibel dengan Adobe Flash serta terkoneksi dengan peripheral yang sudah ada.

Samsung Pamer Ponsel dengan Layar Fleksibel

 

Konsep ponsel dengan layar fleksibel (cnet)
Las Vegas - Setelah digosipkan cukup lama, Samsung akhirnya berani memamerkan ponsel purwarupa pertama mereka yang sudah menggunakan layar fleksibel. Smartphone tersebut bisa ditekuk, dilipat, jadi terlihat ringkas.

Layar tersebut itu digarap di bawah nama YOUM, yakni jajaran layar fleksibel yang memang sedang dikembangkan Samsung, sebagaimana dikutip detikINET dari cnet, Kamis (10/1/2013).

Berbeda dengan produk sejenis yang menggunakan kaca, layar fleksibel ini ternyata memakai plastik agar bisa dilipat. Layar jenis ini juga diklam Samsung tidak akan pecah saat terjatuh.

Dalam sebuah video yang dipertontonkan ke pengunjung Consumer Electronics Show (CES) 2013, Samsung menunjukkan bagaimana smartphone dengan layar fleksibel, dapat seketika digunakan sebagai tablet hanya dengan menarik layarnya agar lebih besar.

Brian Berkeley, senior vice president Samsung Display, percaya bahwa teknologi ini bisa memberikan pengalaman baru para pengguna smartphone. "Ini akan mengubah cara orang berinteraksi dengan gadget mereka, bisa menciptakan ekosistem baru," katanya.

Sampai saat ini perangkat yang dipamerkan itu masih sebatas konsep, tapi bukan tidak mungkin jika produk komersilnya akan hadir dalam beberapa tahun ke depan.

IdeaPad Yoga Tak Dibebani Target

 

IdeaPad Yoga (lenovo)
Jakarta - Hadir dengan tampilan dan kemampuan menarik, IdeaPad Yoga 13 pastinya cukup bikin penasaran para pengguna. Pun demikian, Lenovo tak mau membebani perangkat jagoannya tersebut dengan embel-embel target.

Memang, IdeaPad Yoga memiliki desain unik. Ia dapat digunakan sebagai notebook, tablet, stand dan tent sehingga disebut sebagai notebook konvertibel.

Sandy Lumy, Presiden Direktur Lenovo Indonesia menyatakan bahwa pihaknya tak mau memasang target muluk bagi IdeaPad Yoga yang baru diterjunkan ke pasar PC Tanah Air.

"Mengenai target, kami tidak memberikan target tertentu untuk IdeaPad Yoga 13, namun kami optimistis pasar akan memberikan respons positif terhadap produk notebook konvertibel kami melalui kelebihan fitur yang diusungnya,' ujarnya, di Thamrin Nine, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Jawaban yang dipaparkan Sandy sepertinya cukup masuk akal, mengingat posisi IdeaPad Yoga 13 yang memang ditempatkan sebagai produk premium Lenovo. Dimana bila dilihat dari harga yang ditawarkan, sejatinya IdeaPad Yoga 13 memang lebih terarah pada pengguna dari segmen kalangan atas.

Namun dengan segala kelebihan fitur yang diusungnya, seperti 4 mode penggunaan (notebook, tablet, stand, dan tent), layar multi touch 10 point, prosesor Core i7, media penyimpanan SSD, balutan frame super tipis 16,99 mm, hingga daya tahan baterai selama 8 jam, membuat perangkat ini lebih dari cukup untuk menyita perhatian.

Jam Tangan "Socmed" Curi Perhatian di CES 2013

KOMPAS/ AMIR SODIKIN

Jam tangan buatan Italia yang bisa percakapan telepon dan juga diklaim sangat trendi untuk aktivitas sehari-hari di social media (socmed) mencuri perhatian pengunjung CES 2013 di Las Vegas, AS.

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Di arena CES 2013, di tengah produsen startup berbagai belahan dunia, produk i'm Watch (oleh pembuatnya, i pada i'am sengaja dibuat huruf kecil dan W pada Watch dibuat huruf besar) buatan Italia, yang dianggap sebagai SmartWatch atau jam tangan pintar, mencuri perhatian sebagian pengunjung pameran.
Area booth yang tak besar, membuat pengunjung harus berdesak-desakan dan antre untuk menyaksikan demo i'm Watch. Sepintas, jam tangan ini punya fungsi unik: bisa digunakan untuk percakapan telepon dan juga diklaim sangat trendi untuk aktivitas sehari-hari di social media (socmed).

Jam tangan ini berukuran normal seperti layaknya jam tangan lainnya. Bedanya, di dalam jam tersebut ditanamkan aplikasi canggih yang membuat penggunanya senantiasa terkoneksi ke internet.

Dalam demonya, perwakilan i'm Watch menjelaskan jam tangan tersebut menggunakan sistem operasi bernama i'am Droid 2, yang diklaim sebagai perangka lunak terbaik untuk sebuah jam tangan. "Dengan hanya gerakan tunggal, misal menggerakkan lengan tangan, maka bisa membuka dan menutup aplikasi, menerima notifikasi dari social media, atau menolak panggilan telepon," katanya.

Untuk aplikasi besarnya, masih mengandalkan smartphone yang dimiliki pengguna. Smartphone tersebut dihubungkan ke jam tangan menggunakan Bluetooth. Jika ingin menggunakan internet di jam tangan, bisa dilakukan dengan cara mengaktifkan tethering pada smartphone, tentunya bagi smarphone yang memiliki fitur tethering.

Sudah pasti, karena berbasis social media, i'm Watch juga bisa mengakses Facebook, Twitter, dan berbagai fitur umum di internet melalui smartphone. Bahkan, i'm Watch juga membekali diri dengan i'market, yang didalamnya sudah ada berbagai aplikasi bermanfaat, mirip Google Play pada Android.

Berkat i'market inilah, apapun nantinya bisa dikerjakan oleh i'm Watch. Mulai dari kegiatan smartphone dasar, hingga mengelola jadwal setiap harinya.

Fitur lain pada jam tangan berukuran 52,90 x 40,60 x 10 mm ini adalah kompas penunjuk arah, akselerometer, kemampuan terhubung dengan sensor eksternal melalui bluetooth (misal pedometer, monitor detak jantung, dll). Di Amerika Serikat, jam tangan ini dibandrol dengan harga 389 dollar AS.

Ini Dia, Tablet Windows 8 dengan Prosesor AMD

Vizio Komputer tablet Windows 8 dari Vizio, memakai prosesor AMD


KOMPAS.com — Perusahaan elektronik Vizio asal Amerika Serikat memperkenalkan komputer tablet Windows 8 yang memakai prosesor AMD, Senin (7/1/2012). Tablet itu berukuran 11,6 inci dengan resolusi layar 1.920 x 1.080 pixel.

Chief Technology Officer Vizio Matt McRae mengatakan kepada blog teknologi The Verge, pihaknya sengaja memakai prosesor AMD untuk menghasilkan resolusi layar tinggi. Ia menambahkan, prosesor AMD yang digunakan adalah dual-core seri Z-60 kecepatan 1GHz.

Media penyimpanan data jenis solid-state drive (SSD) sebesar 64GB membuat transfer data perangkat tablet ini lebih cepat dengan dukungan RAM 2GB dan tersedianya port USB, mMicro, serta MicroHDMI. Kamera depannya bersensor 2MP.

Vizio dikenal sebagai produsen elektronik untuk perangkat audio bagi rumah, televisi, pemutar multimedia, dan komputer pribadi. Ini adalah produk komputer tablet Windows 8 pertama Vizio yang diperkenalkan dalam pameran produk elektronik Consumer Electronics Show 2013 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Belum diketahui apakah produk ini akan masuk ke pasar Indonesia, begitu juga dengan harganya.